penulis: Luthfi Sadra Sirozy
penyunting: Ahmad
Sulton Ghozali
![]() |
sumber: Pinterest |
Fanatisme adalah wajar dan bisa terjadi di segala bidang. Kebanggaan akan sesuatu yang dimiliki juga hal yang wajar dan semua orang berhak bangga sebagai wujud self love. Namun, fanatisme yang berlebih dapat menjadi masalah. Terlebih, kebanggaan yang berlebihan ini hanya karena baru menggemari suatu bidang, genre musik misalnya. Mereka yang berada dalam tahap ini disebut sebagai snob dan gaya hidup mereka disebut snobisme.
Dalam KBBI, kata ‘snob’ berarti orang yang suka menghina dan meremehkan orang lain yang dianggap lebih rendah darinya; orang yang merasa dirinya lebih pintar daripada orang lain. Sebenarnya, snob berasal dari seseorang yang menemukan kegemaran baru, kemudian merasa “gue banget nih”. Muncul perasaan sense of belonging atau rasa memiliki sehingga menjadi begitu bangganya dengan genre atau band yang disukainya. Dalam tahap tertentu, mereka menganggap band atau genre lain tidak lebih baik dari genre atau band favoritnya. Proses ini pun sebenarnya wajar bagi banyak orang. Namun, perihal yang menjadi masalah adalah banyak orang menaruh sentimen yang berlebih kepada kelompok ini. Salah satunya dapat dilihat dalam fenomena media sosial akhir-akhir ini dengan munculnya akun twitter @txtbocahindie.
@txtbocahindie adalah akun snob killer yang mengekspos perilaku para snob, mulai dari tulisannya di kolom
komentar Youtube hingga cuitan seseorang secara acak di internet yang diperoleh dari kiriman
para pengikut
akun @txtbocahindie. Dengan kata lain, akun ini bekerja sebagai manfess atau base yang mengunggah tweet berdasarkan sumbangsih pengikutnya melalui direct massage (DM).
Akun ini menjadi semacam tempat perundungan snob oleh khalayak umum di Twitter. Memang, beberapa komentar
yang diunggah di sini bermuatan negatif dengan merendahkan selera lain, seperti
halnya bentuk olok-olokan. Sayangnya, beberapa tulisan yang diunggah lainnya
sebenarnya bersifat
murni apresiasi dan menurut saya tidak pantas untuk dirundung.
Lebih jauh lagi, nama sebuah band atau musisi bisa terancam
karena
kelakuan para fansnya. Padahal,
perilaku fans bukanlah tanggung jawab sebuah band atau musisi. Jika eksklusifitas
genre atau referensi musik yang semakin unik menandakan semakin “keren”, maka di era internet ini kita bisa menemukan musik paling aneh dan paling beda
dengan mudah. Pada akhirnya,
akun snob killer @txtbocahindie ini hanya ingin menunjukkan superioritasnya
dibanding para anak baru
tadi untuk
menunjukkan bahwa “di atas langit masih ada langit” benar-benar
ada.
@txtbocahindie menjadi sebuah wadah untuk mengekspos snob ke
permukaan sehingga dapat dirundung
secara
berjamaah oleh pengikutnya yang sekiblat dalam kebencian ini. Akun ini dapat membuat mereka yang sekedar ingin mengapresiasi
karya musik tertentu akan
berpikir dua kali atau bahkan mengurungkan niatnya. Ketakutan akan
ditangkap dalam layar dan dipermalukan oleh orang asing ke akun killer ini tentu menjadi alasan utamanya. Menurut saya, sebuah karya, baik musik atau hal lain, seharusnya dinikmati saja dan
dibebaskan agar penggemarnya
nyaman. Saya membenarkan setiap orang yang mengapresiasi suatu karya dengan berlebihan
asal tidak merendahkan selera lain.
0 Komentar