Twitter Hadirkan Fitur “Status”, Apakah Hanya untuk Membuat Tweet Semakin Memalukan?


Teks: Adinda R. Syam

Foto: Shutterstock

Penyunting: Nurramadhina Assyifa Daradjat


witter, kembali meluncurkan uji coba fitur terbarunya yang kali ini memberikan pengalaman kepada penggunanya untuk mengekspresikan perasaannya melalui fitur “Status” seperti “💤Case of the Mondays”


     

Platform unggah tulisan terbesar di dunia, Twitter, kembali meluncurkan uji coba fitur terbarunya. Kali ini, Twitter memberikan pengalaman kepada penggunanya untuk mengekspresikan perasaannya melalui fitur “Status”.

    Sebagai pengguna Twitter, pernahkan Anda berpikir bahwa sebuah Tweet tidak cukup untuk mengekspresikan perasaan Anda? Jika pernah, well Anda beruntung karena fitur ini mungkin cocok untuk Anda–selama Anda dapat memilih “perasaan” yang disediakan Twitter.

    Konsep fitur “Status” ini telah di-spoiler sejak awal tahun dan sekarang akhirnya resmi diluncurkan dalam uji coba. Twitter menyampaikan bahwa peran utama fitur ini adalah membuat Tweet penggunanya menjadi lebih sesuai konteks. Misalnya, jika kita ingin menge-Tweet tentang hari Senin yang buruk ataupun sesuatu yang menyebalkan, kita bisa memilih “Angry” pada fitur status. 

https://twitter.com/coolranchzaku/status/1552379958324076550?s=20&t=mp6ycufp1F97V6IdMaQgXQ 

    Bagaimana? Bukankah ini adalah hal yang sangat membantu untuk memberikan konteks pada Tweet penggunanya?

    Mengutip dari Gizmodo, Twitter nampaknya kerap kali keliru dengan berbagai rilisan fitur terbarunya. Mengingat, platform ini pernah merilis “Fleets” yang fungsinya seperti instastory, lalu co-authorization Tweet, dan sekarang fitur status yang semakin membingungkan.

    Fitur ini digadang-gadang akan menambah fungsinya yang membuat penggunanya dapat merespon Tweet dengan emoji. Dalam fase uji coba ini, terdapat 16 pre-set status yang dapat digunakan penggunanya. Di antaranya adalah “💤Case of the Mondays”  dan “🍄Unpopular opinion” yang sebenarnya hanya membuat sebuah Tweet semakin terasa memalukan.

    Bukankah tanpa “status” sudah cukup jelas bahwa setiap Tweet secara inheren merupakan deklarasi status seseorang saat ini? 


Tags: Twitter, New Feature, Social Media, Trending

 

Posting Komentar

0 Komentar