Menjadi seorang mahasiswa bukanlah hal yang mudah. Selain tuntutan akademik yang berat, banyak mahasiswa yang terlibat dalam sebuah organisasi dan berbagai kegiatan lain di luar perkuliahan. Hal itu dilakukan agar dapat meningkatkan pengalaman dan keterampilan mereka. Akan tetapi, sering kali dua hal tersebut menjadi sebuah tantangan yang tidak mudah dihadapi oleh mahasiswa karena keharusan untuk menyesuaikan dan mengatur waktu dengan baik. Tidak jarang mahasiswa merasa terbebani dengan tugas yang menumpuk antara perkuliahan dan organisasi. Hal ini pernah dialami oleh Harina, mahasiswi Fakultas Teknik, yang merasa lelah karena tugas antara akademik dan organisasi yang menumpuk.
“H-1 sebelum balik ke Depok, aku belum packing, dari pagi nugas, terus bikin tugas oprec (open recruitment) IMS (Ikatan Mahasiswa Sipil), malemnya wawancara buat Suma. Itu capek banget. Bahkan nyampe Depok, sorenya aku langsung survei buat tugas, sebenarnya salahku juga karena kemarinnya malah nunda-nunda ngerjain tugas,” ujar Harina.
Hal serupa juga pernah dialami Deswita, seorang mahasiswi Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya UI, yang merasa bahwa ia pernah mengalami kesulitan dalam membagi waktu sehingga waktu tidurnya berkurang karena tugas yang menumpuk. “Untuk kesusahan dalam membagi waktu pastinya pernah, tetapi tidak terlalu sering. Biasanya masih dapat dijalankan secara bersamaan, hanya saja waktu tidurnya yang jadi berantakan atau berkurang. Untuk merasa dikejar deadline pernah juga, bahkan sering,” kata Deswita.
Berdasarkan hal tersebut, berikut ada beberapa tips untuk mahasiswa dalam memanajemen waktu antara kuliah dan organisasi.
1. Buatlah Jadwal atau Daftar Kegiatan Setiap Pekan
Sebelum memulai kegiatan pada pekan yang akan datang, tentukan tujuan yang ingin dicapai selama sepekan. Tujuan ini dapat mencakup tugas-tugas kuliah, kegiatan dalam organisasi atau target pribadi lainnya. Oleh karena itu, buatlah sebuah list atau jadwal kegiatan serta waktu pelaksanaannya. Setelah menyusun jadwal dalam sepekan, berikan keterangan atau tanda berupa angka pada kegiatan yang akan dilakukan untuk menunjukkan prioritas. Sebagai mahasiswa yang tujuan utamanya menimba ilmu, sebaiknya prioritaskan akademik tanpa mengesampingkan kewajiban dalam organisasi. Dalam membuat sebuah daftar kegiatan ini Anda dapat memanfaatkan teknologi sebagai pengingat jadwal seperti menggunakan aplikasi kalender atau aplikasi manajemen tugas.
2. Hindari Menunda-Nunda Tugas
Setelah membuat jadwal dan menentukan prioritas, hindari menunda-nunda tugas dengan alasan batas waktu pengumpulan yang masih lama. Hal ini dikarenakan tugas dan tanggung jawab akan terus bertambah setiap harinya. Apabila sering menunda-nunda, dikhawatirkan tugas akan semakin menumpuk dan membuat diri kita semakin terbebani. Tidak hanya itu, pekerjaan yang dilakukan, baik tugas akademik atau organisasi tidak akan maksimal karena dikejar deadline. Dengan demikian, sebagai mahasiswa yang memiliki banyak kegiatan di luar perkuliahan, lebih baik untuk mengerjakan tugas akademik lebih awal agar kegiatan dan tanggung jawab lain tidak terabaikan.
3. Fokus pada Satu Kegiatan
Fokus pada satu kegiatan menjadi kunci ketika seorang mahasiswa dihadapkan dengan tugas akademik dan organisasi yang hampir bersamaan. Hal ini terasa menantang bagi mahasiswa, tetapi Anda dapat menekankan pada satu kegiatan dahulu untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas hasil. Jadi, penting untuk mengidentifikasi tugas atau kegiatan mana yang memiliki batas waktu yang lebih dekat atau memiliki dampak yang signifikan. Selanjutnya, alokasikan waktu yang cukup untuk menyelesaikan satu kegiatan sebelum beralih ke hal lain. Hindari multitasking yang dapat mengurangi produktivitas dan kualitas hasil pekerjaan Anda. Apabila dihadapkan pada suatu kegiatan organisasi dan akademik yang waktunya bersamaan, pilihlah salah satu sesuai prioritas dan tujuan Anda sebagai mahasiswa, yaitu akademik. Hal ini dikarenakan dalam sebuah organisasi kita dapat meminta bantuan rekan atau teman lainnya untuk mengambil alih sebuah kegiatan untuk sementara waktu.
4. Hindari Berbagai Gangguan/Distraksi
Sebagai mahasiswa, ketika Anda sedang mengerjakan tugas akademik atau organisasi, sebaiknya hindari berbagai gangguan yang dapat mengalihkan perhatian agar pekerjaan cepat terselesaikan dengan baik. Tak dapat dipungkiri bahwa ponsel merupakan salah satu gangguan yang dapat memperlambat pekerjaan Anda sebagai mahasiswa. Hal ini dikarenakan ponsel memiliki banyak fitur beragam yang dapat mengalihkan perhatian, seperti notifikasi media sosial, pesan teks, atau permainan yang menggiurkan. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah menempatkan ponsel dalam mode diam selama Anda fokus pada tugas akademik atau organisasi. Tidak hanya itu, hindari juga tempat-tempat yang ramai agar tidak terganggu dengan kebisingan atau tempat-tempat yang terlalu nyaman agar tidak membuat Anda terlalu santai.
5. Manfaatkan Waktu Luang dengan Bijak
Sebagai mahasiswa, penting untuk memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya, salah satunya memanfaatkan waktu luang. Waktu luang ini dapat dimanfaatkan untuk menangani hal-hal tak terduga yang muncul di luar jadwal. Ketika ada tugas tak terduga yang harus segera diselesaikan, jangan biarkan hal tersebut membuat Anda stres. Sebaiknya gunakan waktu luang untuk mencicil pekerjaan tersebut, sekalipun waktu luang itu sebentar. Waktu luang juga dapat dimanfaatkan untuk mempersiapkan diri menjadi lebih baik, misalnya dengan membaca buku atau berlatih keterampilan tertentu yang sesuai dengan minat dan bakat Anda. Tidak hanya itu, waktu luang ini juga dapat dimanfaatkan untuk beristirahat sejenak dan mengevaluasi hal-hal apa yang masih kurang dalam memanajemen waktu. Dengan demikian, banyak hal-hal positif dapat dilakukan pada waktu luang, jadi gunakanlah waktu ini dengan bijak serta hindari berbagai godaan yang tidak produktif ketika Anda memiliki waktu luang.
Melalui penerapan tips-tips yang telah dibahas di atas, diharapkan mahasiswa dapat memaksimalkan efisiensi dalam menyelesaikan tugas akademik dan berpartisipasi dalam kegiatan organisasi tanpa mengorbankan kesejahteraan hidup mereka. Manajemen waktu yang baik bukan hanya tentang efisiensi dalam bekerja, tetapi juga menjaga keseimbangan antara kehidupan akademik, sosial, organisasi, dan diri sendiri.
0 Komentar