Sumber gambar: Unsplash (RDM Margaux)
Penulis : Aisyah Nabilah Putri
Penyunting: Rifaa Syaafiyah
Belakangan ini, media sosial ramai membicarakan video yang memperlihatkan aksi sekelompok pemuda. Mereka dikenal dengan sebutan “Boti Hunter”. Aksi ini diduga terjadi di beberapa wilayah, seperti Bogor dan Lampung. Kelompok pemuda tersebut berkonvoi pada malam hari menggunakan sepeda sambil membawa atribut bertuliskan “Lindas Boti” dan “Boti Hunter”. Mereka memburu, mengusir, bahkan melakukan kekerasan terhadap kelompok marginal di tempat-tempat yang kerap menjadi lokasi mereka berkumpul.
Mengenal Istilah “Boti Hunter”
“Boti Hunter” adalah gerakan persekusi terhadap kaum marginal, khususnya transpuan atau laki-laki berpenampilan feminin, melalui penyisiran jalanan. Istilah ini menggabungkan kata “boti” yang berasal dari bottom dan merujuk pada peran feminin dalam hubungan, serta hunter yang berarti pemburu.
Secara kontekstual, istilah ini pertama kali hadir di ruang digital sebagai penyebutan untuk aksi individu maupun kelompok yang menargetkan, mengejar, hingga meneror pihak-pihak yang dianggap sebagai boti atau pria bergaya feminin.
Reaksi Warganet Terhadap Aksi Boti Hunter
Video tersebut memicu perdebatan di media sosial. Sebagian warganet mendukung aksi itu dengan alasan untuk menertibkan lingkungan sosial, menjaga moral, dan menghindari penyebaran penyakit menular seksual. Selain itu, warganet juga mengaitkan dengan pernyataan Presiden RI yang menyebut bahwa LGBTQ adalah ancaman nonmiliter.
Di sisi lain, tak sedikit pula yang mengecam tindakan ini karena dinilai mencederai HAM. Salah satunya adalah Forum Aktivis Perempuan Muda (FAMM) Indonesia. Koordinator Nasional FAMM Indonesia, Ija Syahruni, menegaskan bahwa gerakan tersebut mulai berkembang menjadi tindakan anarkis yang tidak memedulikan nilai-nilai sosial.
"Gerakan boti hunter dan yang sejenisnya itu, melakukan persekusi yang sangat-sangat tidak manusiawi yang mencabut martabat dan hak dasar warga negara. Khususnya kelompok trans yang kemudian dipersekusi dan dihilangkan kemanusiaannya. Seharusnya negara tidak boleh berdiam diri," tegas Ija (19/07/2026).
Ia juga menambahkan bahwa seharusnya pemerintah turut andil untuk melindungi segenap warga negaranya tanpa membeda-bedakan identitas dan ekspresi gender. Sudah sepatutnya mereka mendorong para korban untuk melaporkan tindakan penyelewengan HAM ini agar tidak akan ada lagi korban-korban selanjutnya.
“Boti Hunter” Bukan Gerakan Penertiban Moral
Fenomena “Boti Hunter” bukanlah upaya penertiban moral, melainkan tindakan persekusi yang berlindung di balik stigma masyarakat. Apakah penertiban moral dapat dibenarkan jika dilakukan dengan cara mencederai martabat manusia? Tidakkah seharusnya penertiban moral itu dilakukan secara humanis tanpa perlu menodai nilai-nilai kemanusiaan?
Aksi ini menimbulkan keresahan mendalam bagi kelompok marginal sekaligus menunjukkan lemahnya perlindungan kebebasan berekspresi di ruang publik. Karena itu, negara perlu memastikan setiap bentuk persekusi diproses sesuai hukum. Penegakan hukum yang tegas diperlukan untuk memberikan efek jera dan mencegah tindakan serupa terulang kembali.
Referensi:
Berlian, I. (2026, Juli 6). Viral Aksi 'Boti Hunter' Tolak LGBT, Tuai Beragam Respons Netizen. Viva. Diakses Juli 20, 2026, dari https://www.viva.co.id/berita/nasional/1911283-viral-aksi-boti-hunter-tolak-lgbt-tuai-beragam-respons-netizen
Efrinanto, E. (2026, Juli 17). Viral Aksi Kejar-Kejaran Buru “Boti” di Kawasan Kota Bogor Tunai Kritik: Lebih Baik Humanis. Diakses Juli 20, 2026, dari http://afu.id/hukum-kriminal/viral-aksi-kejarkejaran-buru-boti-di-kawasan-kota-bogor-tunai-kritik-lebih-baik-humanis
Republika. (2026, Juli 17). Boti Hunter Tuai Pro dan Kontra. Republika. Diakses Juli 20, 2026, dari https://republika.co.id/page/shorts/yt-tibqb178452645/boti-hunter-tuai-pro-dan-kontra
Suseno. (2026, Juli 11). Ancaman Pidana Pelaku Boti Hunter | tempo.co. Tempo.co. Diakses Juli 20, 2026, dari https://www.tempo.co/hukum/ancaman-pidana-pemburu-lgbt-2275092
Tribun News. (2026, Juli 17). VIDEO - Viral! Aksi "Pemburu Boti" Digelar di Sejumlah Titik Kota Bogor - Serambinews.com. Serambinews.com. Diakses Juli 22, 2026, dari https://aceh.tribunnews.com/video/1034564/video-viral-aksi-pemburu-boti-digelar-di-sejumlah-titik-kota-bogor
Yasir, M., & Varwati, L. (2026, Juli 19). 'Kutuk Aksi 'Boti Hunter', Negara Didesak Lindungi Martabat dan Hak Aman Komunitas Trans. Suara.com. Diakses Juli 22, 2026, dari https://www.suara.com/news/2026/07/19/171021/kutuk-aksi-boti-hunter-negara-didesak-lindungi-martabat-dan-hak-aman-komunitas-trans

0 Komentar