Yuk, Kenalan Dulu Sama Mata Kuliah Anak Sasindo UI!


Sumber gambar: Unsplash (Christin Hume)


Penulis   : Aisyah Nabilah Putri

Penyunting: Maulida Diva Karamah


Sebagian besar orang mungkin punya pemikiran kalau anak sastra Indonesia (sasindo), tuh, cuma belajar bahasa Indonesia aja. Stigma ini memang sering terdengar dibarengi dengan kalimat “Ngapain, sih, kuliah sasindo? Kan, udah jadi orang Indonesia?” Tapi nyatanya, mata kuliah yang ada di sasindo jauh lebih kompleks daripada stigma itu sendiri, loh! Bahkan, ada mata kuliah yang sejatinya belum familiar di dunia luar. Hmm, penasaran gak, sih? Yuk, simak selengkapnya!


Jurusan Sastra Indonesia


Dilansir dari laman Quipper, jurusan sastra Indonesia ini mempelajari tentang macam-macam sastra, mulai dari prosa hingga puisi berbahasa Indonesia. Selain sastra, jurusan ini juga mempelajari tentang linguistik. Linguistik adalah ilmu yang mengkaji tentang bahasa. Linguistik ini berfokus pada struktur pembentukan, makna, dan konteks dari sebuah kata atau bahasa. Lebih jauh lagi, ada satu bidang di jurusan ini yang masih belum banyak diketahui orang, loh! Bidang tersebut namanya Filologi. Filologi adalah sebuah ilmu yang mengkaji tentang naskah-naskah kuno. Ilmu ini berfokus pada kebudayaan, teks kuno, sejarah, hingga karya sastra masa lampau. Di Universitas Indonesia (UI) sendiri, Filologi ini berfokus dalam mengkaji karya sastra Melayu Kuno atau yang biasa disebut dengan Arab-Melayu. Hal ini karena naskah-naskah tersebut ditulis menggunakan tulisan Arab dengan bahasa Melayu atau #WarGaung bisa menyebutnya dengan aksara jawi.




Naskah Melayu Kuno Hikayat Hang Tuah (Sumber gambar: Jaringan Santri)


Jurusan Sastra Indonesia dan Program Studi Indonesia UI, Bedanya Apa?

Nah, kalau tadi berbicara mengenai jurusan sastra Indonesia, sekarang kita beralih ke Program Studi (Prodi) Indonesia UI. Sebenarnya, apa sih Prodi Indonesia itu? Apa bedanya dengan sastra Indonesia lainnya dan kenapa dinamakan Prodi Indonesia tanpa embel-embel sastra?

Semua pertanyaan itu mungkin terlintas di benak #WarGaung setelah mendengar frasa Prodi Indonesia UI. Sebenarnya, tidak ada perbedaan yang signifikan selain dari penyebutan keduanya. Apalagi, sebelum adanya Prodi Indonesia, UI juga memakai penamaan Sastra Indonesia. Namun, karena alasan jurusan Sastra Indonesia UI tidak hanya berfokus dalam mengkaji karya sastra, dipilihlah penyebutan Prodi Indonesia untuk menghapus penyebutan sastra tersebut.

Mata Kuliah di Prodi Indonesia UI

#WarGaung penasaran nggak sebenarnya Mahasiswa Prodi Indonesia UI, tuh, belajar apa aja, sih? Berikut ini adalah beberapa daftar mata kuliah internal dari Prodi Indonesia yang harus kalian ketahui.

  1. Fonologi
  2. Pengkajian Cerita Rekaan
  3. Kemahiran Membaca Naskah Klasik
  4. Kemahiran Bahasa Indonesia
  5. Bahasa Indonesia untuk Keperluan Bisnis
  6. Morfologi
  7. Pengkajian Puisi
  8. Telaah Filologi
  9. Bahasa Isyarat
  10. Sintaksis
  11. Pengkajian Drama
  12. Penyuntingan
  13. Penulisan Populer
  14. Dll.

Bisa dibilang jurusan ini nyerempet ke Ilmu Komunikasi sedikit karena terdapat beberapa mata kuliah yang mirip, seperti penulisan populer yang membuat karya kreatif. Akan tetapi, mata kuliah di Prodi Indonesia tetap mempertahankan pengkajian bahasa dan sastra.

Prospek Kerja

Jika #WarGaung sering mendengar stigma “Lulus dari Prodi Indonesia kayaknya bakal nganggur, deh…” atau sejenisnya sebenarnya #WarGaung nggak perlu khawatir, loh, karena prospek kerja jurusan ini sangat luas! Faktanya, lulusan Prodi Indonesia punya peluang yang besar juga untuk bekerja dalam ranah industri media dan kreatif, seperti penulis (content writer), penyunting (editor), penyiar, jurnalis, reporter, hingga dosen. Ada banyak lulusan dari Prodi Indonesia yang saat ini bekerja menjadi penulis atau jurnalis. Selain itu, tidak dapat dipungkiri bahwa ada juga lulusan yang menjadi reporter TV swasta.

Struggle dan Tips Kuliah di Prodi Indonesia UI

Permasalahan yang umumnya dialami oleh mahasiswa  Prodi Indonesia adalah memahami mata kuliah linguistik. Hal ini karena terdapat cabang ilmu linguistik yang memerlukan pemikiran dan analisis mendalam, seperti fonologi. Fonologi ini cukup menantang untuk dipelajari karena melibatkan pengucapan dan artikulasi yang jelas sehingga tak jarang dibuat kewalahan untuk memahaminya. Tipsnya adalah #WarGaung dapat mempelajari kembali materi yang diajarkan setelah kelas. Selain itu, untuk dapat memahami materi yang sulit biasanya mahasiswa Prodi Indonesia membentuk studi belajar kelompok sendiri dan berbagi pengetahuan. Ini cukup efektif jika kamu malu bertanya ke dosen di kelas dan cenderung lebih santai untuk bertanya kepada temanmu yang lebih mengerti.

Jadi, sebenarnya kuliah di Prodi Indonesia nggak zonk, kok. Banyak hal yang membuat #WarGaung berpikir dua kali untuk percaya dengan stigma itu. Nyatanya, setiap jurusan exist for a reason. Pun halnya dengan Prodi Indonesia UI yang ternyata punya prospek kerja yang cukup luas jangkauannya. Tinggal pintar-pintar cari peluang dan banyakin pengalaman organisasi supaya kamu bisa melengkapi CV-mu.

Referensi:
Agne, Y. (2023, Juni 2). Mengenal Filologi, Apa Hubungannya dengan Teks Kuno? Tempo. Retrieved Juli 28, 2026, from https://www.tempo.co/politik/mengenal-filologi-apa-hubungannya-dengan-teks-kuno--181313

Prodi Indonesia UI. (n.d.). Program Studi Indonesia – Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya. FIB UI. Retrieved July 28, 2026, from https://fib.ui.ac.id/program-studi-indonesia/

Quipper Campus. (n.d.). Jurusan Sastra Indonesia - Info Kuliah & Prospek Kerjanya. Quipper Campus. Retrieved July 28, 2026, from https://campus.quipper.com/majors/id-sastra-indonesia

Posting Komentar

0 Komentar