Mengupas “Spider-Man: Brand New Day”, Babak Baru Peter Parker yang Penuh Luka dan Harapan


Sumber gambar: Sony Pictures


Penulis   : Aisyah Nabilah Putri

Penyunting: Selese Putriani Munawarah

Setelah penantian selama lima tahun, film Spider-Man: Brand New Day akhirnya resmi tayang di bioskop pada 29 Juli 2026. Film Spider-Man keempat garapan Destin Daniel Cretton ini disambut antusias oleh penggemar, khususnya penikmat Marvel Cinematic Universe (MCU). Antusiasme tersebut tercermin dari pencapaiannya yang menembus satu juta penonton hanya dalam dua hari penayangan di Indonesia. Hingga artikel ini ditulis, film ini telah mengumpulkan 3.149.284 penonton di Indonesia dan meraih pendapatan pembuka sebesar 72 juta dolar AS di Amerika Serikat. Di balik pencapaian tersebut, film ini menawarkan babak baru bagi Peter Parker yang tidak hanya dipenuhi aksi, tetapi juga pergulatan emosional dan perubahan besar yang menjadi inti cerita.

Sinopsis Film Spider-Man: Brand New Day

Setelah dalam film sebelumnya Peter Parker (Tom Holland) memutuskan untuk menghilangkan dirinya dari ingatan semua orang, kini ia hidup di New York City sebagai Peter Parker yang baru dan sendirian. Waktu demi waktu berlalu, Peter mulai bangkit menjadi Spider-Man yang lebih kuat dan kerap membantu warga dan polisi New York City tanpa ada satu pun yang mengenali identitas aslinya.

Namun, di balik aksi heroiknya, ia tidak dapat menampik bahwa hari-harinya terasa kosong tanpa orang-orang terdekatnya. Sejak peristiwa yang mengubah hidupnya itu, ia semakin menutup diri dari dunia luar dan hanya berdiam diri di dalam kamar apartemennya. Untuk mengobati kesendiriannya itu, diam-diam Peter mengikuti kehidupan Ned Leeds (Jacob Batalon) dan Michelle “MJ” Jones-Watson (Zendaya) dari unggahan media sosial Ned.

Hingga suatu hari Peter mulai merasakan hal aneh dalam tubuhnya. Ia menjadi sering sakit kepala, berubah menjadi lebih emosional, dan kekuatan laba-labanya berada pada titik tertinggi. Terkadang, Peter sulit mengendalikan dirinya bahkan saat sedang menyelamatkan kota.

Di saat yang sama, Peter harus menghadapi musuh yang tidak terlihat. Hal ini semakin memperparah kondisi Peter sehingga membuatnya harus berusaha lebih keras untuk keluar dari situasi tersebut.

Kelebihan dan Kekurangan Film Ini

Spider-Man: Brand New Day terasa membawa angin segar dibandingkan film-film Spider-Man sebelumnya di MCU. Alih-alih mengandalkan humor dan plot ringan yang menjadi ciri khas trilogi sebelumnya, film ini lebih menitikberatkan pada konflik batin Peter Parker. Melalui kehilangan, kesepian, dan berbagai perubahan yang dialaminya, Peter ditampilkan sebagai sosok yang jauh lebih matang sehingga proses pendewasaannya terasa lebih meyakinkan.

Pergulatan batin tersebut digambarkan Cretton dengan sangat baik melalui tiap-tiap adegan yang dilakukan oleh Peter sebagai pahlawan super. Jika sebelumnya ia terbiasa bertarung dalam tim (Avengers), kini Peter harus mengandalkan dirinya sendiri setelah memutuskan menghapus dirinya dari ingatan orang-orang yang ia cintai. Kesendiriannya bukan hanya menjadi konsekuensi dari keputusan yang diambil pada Spider-Man: No Way Home, tetapi juga menjadi ruang bagi Peter untuk belajar menerima kehilangan, mengendalikan emosi, serta memikul tanggung jawabnya tanpa bergantung pada siapa pun.

Di sisi lain, ada dua karakter baru yang muncul di film ini. Tentunya, hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi film ini dan sangat ditunggu-tunggu penonton. Kemunculan sosok baru ini tidak hanya menjadi pelengkap cerita, tetapi memiliki keterkaitan erat dengan proses pengendalian diri Peter. Melalui interaksi dan konflik yang tercipta, Peter dipaksa menghadapi perubahan pada dirinya, belajar mengendalikan kemampuan barunya, serta memahami kembali jati dirinya sebagai seorang Peter Parker dan Spider-Man.

Sang penulis skenario, Chris McKenna dan Erik Sommers, tampaknya benar-benar berhasil membuat karakter misterius dan baru yang diperankan oleh Sadie Sink dan Jon Bernthal memiliki hubungan emosional yang kuat dengan Peter. Mereka juga berhasil membawa sisi berbeda seorang pahlawan super yang secara citra tampak kuat menjadi sangat emosional saat berada di titik terendah hidupnya.

Meski menawarkan pengalaman yang memuaskan, film ini masih memiliki satu catatan, yaitu kurang menonjolnya peran antagonis dalam membangun konflik. Akibatnya, ketegangan di sejumlah adegan tidak terasa sekuat film-film Spider-Man sebelumnya di MCU. Hal ini tampaknya sejalan dengan portofolio film-film Cretton sebelumnya yang lebih mengeksplorasi detail-detail emosional dan perkembangan karakter, seperti pada film Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings.

Proses Pembangunan Karakter, Pengendalian Diri, dan Adaptasi sebagai Peter Parker “Yang Baru”

Marvel sepertinya ingin menghadirkan kesegaran cerita pada karakter pahlawan super andalannya itu. Dengan menggandeng McKenna dan Sommers di kursi penulis serta Cretton yang menggantikan Jon Watts di kursi sutradara, mereka benar-benar mengambil langkah 'berani'. Jika film-film MCU sebelumnya menyoroti aksi laga dari pahlawan super melawan musuh, film ini justru menyoroti pergulatan emosional Peter setelah kehilangan orang-orang terdekatnya, proses adaptasinya terhadap mutasi genetik, serta upayanya mengendalikan kekuatan baru yang dimiliki. Kehadiran karakter misterius turut membantu upaya Peter dalam mengendalikan kekuatannya dan menemukan jati dirinya yang sebenarnya.

Meski memiliki kekurangan dari segi penguatan karakter antagonis, film ini sangat layak untuk ditonton karena menghadirkan proses pendewasaan Peter Parker yang sangat kompleks dan berbeda dari trilogi sebelumnya. Apalagi, bagi penggemar setianya, film Spider-Man: Brand New Day ini membuka babak baru dengan banyak kemungkinan yang akan terjadi di film-film selanjutnya.


Referensi:
Aditia, A. (2026, 1 Agustus). Spider-Man: Brand New Day Pecahkan Rekor Box Office, Raup Rp 1,3 Triliun di Penayangan Awal. Kompas Money. https://money.kompas.com/read/2026/08/01/195124126/spider-man-brand-new-day-pecahkan-rekor-box-office-raup-rp-13-triliun-di

CNN Indonesia. (2026, 29 Juli). Sinopsis, Pemain, dan Jadwal Tayang Spider-Man: Brand New Day. CNN Indonesia. https://www.cnnindonesia.com/hiburan/20260729162214-220-1386250/sinopsis-spider-man-brand-new-day-babak-baru-peter-parker

CNN Indonesia. (2026, 31 Juli). Review Film: Spider-Man Brand New Day. CNN Indonesia. https://www.cnnindonesia.com/hiburan/20260731121308-220-1387011/review-film-spider-man-brand-new-day

Panggolo, O. (2026, 31 Juli). Spiderman Brand New Day: Sinopsis, Trailer, hingga Jadwal Tayangnya. detikcom. https://www.detik.com/sulsel/berita/d-8599069/spiderman-brand-new-day-sinopsis-trailer-hingga-jadwal-tayangnya

Subari, W. A. (2025, 12 Juli). 50 Karakter Superhero Terkenal Sepanjang Masa Daftar Lengkap dan Ciri Khas. Media Indonesia. https://mediaindonesia.com/hiburan/791021/50-karakter-superhero-terkenal-sepanjang-masa-daftar-lengkap-dan-ciri-khas

Posting Komentar

0 Komentar