Barangkali aku hanyalah bayang yang datang sementara di bawah cahaya senjamu, bukan rupa yang kau inginkan untuk menetap dalam pandangmu.
Aku hadir dengan cinta dan ketulusan yang ku punya, menanam harapan di tanah yang tak kunjung menumbuhkan musim.
Namun seiring berjalannya waktu, aku mulai paham bahwa matamu masih mengejar bayang dari rupa yang kau dambakan, sementara aku hanyalah bayang bayang yang kelak
tenggelam bersama senja.
Raksara.
_Media%20Gaung%20(6).png)
0 Komentar